Hawa Sempurna


Hari ini kuterima kau kau wahai hawa
Hawa yang sudi bercinta diatas emas berbentuk keranda
Yang selalu senang akan harta
Yang selalu tersipu dengan uang dan permata

Dialah hawa yang fana
Berkutat dengan dunia yang nyata
Tak sedetikpun paham akan “adanya”
Tak semenitpun menahan uji dan cobaNya

Wajahmu serupa dengan hawa sempurna
Laku dan tubuhmu seindah hawa sempurna
Jiwamu kosong atas sang Maha
Ragamu untuk semua pria jelita atau berbingkai permata

……….

Lihat senyummu…
Serasa inginku pergi kesurga
Bercanda denganmu disebuah danau
Bercerita tentang dua dunia dan beradu

Mandi ditepi telaga jernih, sejernih mata
Hingga jari kaki kita berkerut
Berteriak sekencangnya dipadang rumput
Hingga tersengal nafas kita

Memandangmu tertawa terlihat kilauan cahaya
Tangismu selalu runtuhkan otak kotorku
Suaramu seperti suara seorang penasehat raja
Manjamu tingkatkan debar jantungku

Itulah kau hawa sempurna
Seorang hawa yang tiada cela
Seorang Ibu adalah kau didunia
Kuharap aku bisa sempurnakan cinta untuknya

Kutak tahu kapan malaikat menjemput,
Kupersiapkan upahku dgn selalu sempurnakan sujud,
Digazebo surga itu kuyakin kau akan datang,
Karena hanya disanalah kita berjumpa

22 Februari 2007
By. PencilSpirit

Untai kata, silih berganti menyapa kita.