Puisi Cinta

Puisi Cinta

Puisi Cinta Tentang Kata Hati Dalam Sajak Untuk Cinta sejati memang tak sebatas kata, karena memang sulit untuk dijabarkan definisinya dalam sebuah kalimat baku yang mewakili perasaan cinta itu sendiri. Cintaku bisa jadi berbeda dengan cintamu dan cintanya, namun satu hal yang pasti adalah keindahan yang kita rasakan, keindahan yang bisa di implementasikan lewat apa saja, termasuk puisi. Sebuah kumpulan puisi cinta tentang apa saja yang dirasa oleh orang yang sedang jatuh cinta, kerinduan ketika jarak jauh memisahkan atau ldr, tentang kesetiaan seorang kekasih, kehancuran pada saat perpisahan, dilemanya cinta terpendam seorang sahabat yang mencintai sahabatnya, beratnya menjalin cinta terlarang karena kokohnya tembok budaya ketika cinta beda agama, tentang cinta tak terbalas yang bertepuk sebelah tangan atau manisnya rindu dalam puisi cinta buat pacar. Kata-kata galau nampaknya akan selalu menjadi diksi wajib dalam puisi cinta, dan tokoh seperti kahlil gibran akan selalu memberi inspirasi kita melalui contoh puisi cinta karyanya.

Kumpulan Puisi Cinta Hingga 2016

~ sekejap ~

Oleh indah permata Kau begitu berarti untuk ku… sungguh hadirmu berikan suasana baru.. kau membuat aku terlena,oleh sikap mu yang lembut… kau seperti pelangi,tanpa hujan kau tak kan muncul… tanpa ada nya cinta kau tak kan mencintai ku… kenapa...

~ Cahaya Kelabu ~

By. Dear Amore mentari mulai bangkit di kaki langit berselimutkan dinginnya sang kabut mulai merangkai bait demi bait sulit, pikiran masih terasa kusut apa yang kau cari? apakah cinta, ataukah rindu? lalu terus berlari mengejar sesuatu tanpa tahu mata...

~ Tiada yang berubah padamu ~

Meski duka menyayat kalbu Perihnya kurasakan sebagai sentuhan lembut cintamu Kau dinda…yang diujung mata Kutetap menyayangimu hingga akhir hidupku. Tetesan keringat menjadi saksi … Ketika setiap asa kuhimpun.. Hanya ketika menjadi wujud Kan kupersembahkan padamu duhai sang juwita penyejuk...

~ Pengalaman ~

Langkah kaki kuhentakkan Melintasi jalan yang membentang  Perjalanan yang panjang  Tak pernah kuhiraukan Hutan,sungai,sawah,gunung,dan bukit Adalah rintangganku Waktu demi waktu kulewati Demi mencapai cita citaku Air mata dipipi,keringgat di badan Adalah tanda penggorgananku Semanggat adalah tekadku penggalaman adalah cerita...

~ Bagaimana Ini ~

Kemana? Semangat yang dulu ada kemana? Apakah aku harus mencari kejelasan Atau aku harus selalu mencari Kalau sudah ku temukan Lalu apa yang harus aku rasakan Saat lagu mengiringpun aku berjingkrak Kata orang bagai habiebie yang girang membuat pesawat...

~ Diam ~

Lebih baik aku diam Saat bibir itu malas berucap Saat lidah itu telah keluh ditelan amarah Saat mulut itu telah terkunci rapat Untuk apa aku berbicara Jika sebuah kata tak lagi berharga Untuk apa aku menyapa  Jika bagimu ‘diam’...

~ Surat Kepada (2) ~

aku hanya mencoba menghayati peran yang kubangun dalam ruang hidup dan mungkin akan member arti bagi siapa saja yang pernah mengenalku di jalanan atau persimpangan pilihan yang seringkali menghimpit dada. di hadapan kanvas putih ini, aku mencoba menggambar diriku...

~ Seperti Halnya Aku ~

Apa memang harus layu Rasa ini Setelah sang Dewi pergi Menghisap manisnya dunia Apa memang harus begini Kumbang kumbang Setelah sang bunga Terkulai layu tak berbunga Kamu dilahirkan Untuk sang kumbang Kumbang kumbang dilahirkan Untuk menghisap sang bunga Bunga...

~ Cinta Ini ~

sejak kau bertemu lelaki bermata lembut,, ada yang yang terkejut didalam mu,, kau menyepi,, sendiri,,hilang,, entah kemana,, dan terkadang tersenyum entah untuk siapa,, mungkin kau sedang mabuk,, kau pahat langit melalui anganmu,, kau pilah malam dengan bayangan,, jangan diam...

~ Termakan Olehmu ~

Ada benarnya juga katamu apa yang aku bisa yang semuanya adalah milikmu,, juga semua yang pernah ada,, kenapa rumit begitu,, seperti jerami yang membingungkan,, semenara diluar sana orang sedang bicara tentang presiden baru,, itu ,,, orang yang suka bertemu...

~ Cintaku Jauh Di Pulau ~

Cintaku jauh di pulau Gadis manis, sekarang iseng sendiri Perahu melancar, bulan memancar di leher kukalungkan oleh-oleh buat si pacar angin membantu, laut terang, tapi terasa aku tidak ‘kan sampai padanya Di air yang tenang, di angin mendayu di...

~ Namamu ~

Mungkin kau tak pernah tahu apa yang kutulis disini Yang terkadang tak tereja di setiap syairnya Yang takkan pernah selesai kurangkai untukmu Dan tak tak pernah lelah kugoreskan di tiap aksaranya Hingga kata yang kupintal menjadikan namamu Izinkan aku...

~ Tanpamu Tak Akan Sama ~

aku bagai bersandiwara seperti mendung menggoda tanah yang dahaga aku tak baik-baik saja, bisa kau lihat jelas dari ujung kata terbata hingga siapapun sulit memahaminya hanya dengan rasa kata itu mampu tereja membakar jiwa meski terpejam mata. (Kediri, Desember...

~ Pelipur Lara ~

Saat kau hebat ,,,aku memujimu, Saat kau riang,, aku tertawa bahagia,, Saat kau bercanda,,, aku mengimbangi,, Saat kau bingung ,, aku coba berikan secercah cahaya,, Hingga kini kau menuntut banyak hal,, Dan kaupun menuntut apa yang tak ku punya,,...

~ Gadis Seperti Itu ~

Aku tak kuat menahannya,, Sungguh,, aku bingung,, Senja itu selalu hadir,, Sinar itu selalu berkilauan,, Terang,, aman,,nyaman,,, tak pelak aku merindukanya,, Mungkin memang itu namanya godaan,, Senyumnya membuatku meleleh,, Tak berkutik,, Perasaan ini sungguh terjadi,,, Aku pun tak percaya,,...

~ Di Negeri Kata Aku Bermula Di Hatimu Ingin Aku Bermuara ~

di negeri kata aku terlahir serupa abjad tak bertuan keluar dari mulut para pendusta hanya dari bibirmu aku merasa berharga sebab itu, aku selalu merinduimu mengucap apa saja aku terima meski berupa serapah sampah kata maka kutegaskan hati aku...