Puisi Rindu

Puisi Rindu

Puisi Rindu selalu bergelora dihati siapa saja yang terpanah asmara, sanjungan demi sanjungan yang dikemas dalam kenangan menjadi berbagai judul puisi rindu. Kangen pacar agaknya masih mendominasi karya-karya kontributor puisi galau, puisi tentang rindu agaknya tak pernah mati mendapat inspirasi, berbagai salam rindu yang ditebar dalam bait-bait atau sajak-sajak cinta menjadi kekayaan intelektual yang indah. Rindu ini akan terus membakarku, hingga aku tak mampu lagi mengingat siapa diriku, dimana diriku, berapa umur kita.

Kumpulan Puisi Rindu Hingga 2016

~ Bagaimana Ini ~

Kemana? Semangat yang dulu ada kemana? Apakah aku harus mencari kejelasan Atau aku harus selalu mencari Kalau sudah ku temukan Lalu apa yang harus aku rasakan Saat lagu mengiringpun aku berjingkrak Kata orang bagai habiebie yang girang membuat pesawat...

~ Aku Cinta Kamu ~

Dia tak datang,, tak juga pulang,, lembar jejaknya,, telah basah,, dia tak datang,, tak juga pulang,, memnuhi janji,, janji yang dulu,, dia tak datang,, tak juga pulang,, menutup pintu hati,, tanpa membukanya,, dia tak datang,, tak juga pulang,, dia...

~ Nasihat Sang Burung Hantu ~

serpihan cahaya,, menerjang jingga,,, pandanganmu,, subur sekali,, hari berganti,, bulan pun mengikuti,, cantinya parasmu,, dan sekelompok sepertimu,, hingga kini ku heran,, kenapa ku suka kamu,, mendambkanmu,, walau tak pernah ku dapat,, tak kah kau sadari itu?? wahai gadis berparas...

~ Salah Senja ~

Aku terbayang akan halusnya kulitmu,, putihnya,,,senyum mu merekah,, bunga di pagi hari pun kalah,, semuanya tentang mata mu,,’ yang elok tak terkira,, meski tubuh ini tak dapat menyambutmu,, hati ini terus berdesir melihatmu,, melambai dan melayang,, tak taau mau...

~ Dua Dunia ~

Kini semua berbeda. Tak ada lagi senyum di sudut bibirku. Tak ada lagi tawa dalam hariku. Tak ada lagi sinar dalam tatapanku. Semua sirna, semua lenyap. Bintang yang slalu menyapaku. Bulan yang tersenyum melihatku. Kini seakan menjauh. Meninggalkanku dalam...

~ Tanpa Judul ~

Indahnya bunga embun pagi… Mengusik lamunanku padamu… Menjamah halus di peraduanku… Sekilas, Terlewat cinta yang pernah… Kau semaikan… Menjadi bebatuan yang ayu… Yang tak goyah dimakan Rayuan dan uang permata… Bukannya aku mencari lelahmu… Bukan juga aku menangisi dukamu…...

~ Kepada Bunda (di Surga) ~

apa kabar, ibu? semalam kau menjengukku dalam rintih hujan serupa hatiku yang tak kalah pilu dengan senyuman paling menawan yang pernah kau tawarkan betapa seringkali aku mengalami percobaan, Ibu dan engkau selalu datang dengan ikhlas bersama kehangatan yang tiada...

~ Sepasang Hati ~

Tutur sapamu menghantarkanku ke puncak kegembiraan Aliran darahkupun mengalir tatkala suaramu memanggil Nama yang telah lama tak kudengar lagi Walau hanya sekali terlontar, akupun terhentak mendengarnya Kau terasa hangat menyapa Saat ku terhanyut menyaksikan ribuan bintang Menerangi bumi pijakanku...

~ Tentangmu Bidadariku ~

untukmu sang bidadari hati dengan warna warni kehidupan fana ini,, dalam fatamorgana ini ku besitkan satu asa dalam cinta dalam mimpi indah ini kuharapkan satu nama tuk menemaniku berdansa dalam alunan biola syurga dalam kurun masa dan waktu yang...

~ Rindu, Aku mencintaimu ~

Rindu… Sesederhanakah kata itu? Aku tahu begitu mudah kata itu kuhafal. Begitu mudah kata itu ku tulis. Dan begitu mudah pula kata itu mengisi sudut fikiranku. Rindu… Mungkin saat ini aku tahu, betapa aku menginginkan kehadiran yang telah lama...

~ Pernah Menjadi Kita ~

Titik jemu sering menjadi benalu dalam otakku Aku merasa penat, terjebak dalam ruang kehampaan Melumpuhkan harap, menghilangkan semangat Saat itu, bayang tentangmu kembali menyerbu pikiranku Aku mencoba bangkit penuh keraguan Namun, sekali lagi kamu selalu punya ruang untuk kupikirkan...

~ Disini Aku Menanti ~

sejenak ku tatap senja indah berseri redup mentari merona ditepian hari seindah hatiku ketika bersamamu di saat kita memadu rindu sayang betapa aku rindu,rindu padamu sungguh ku tak kuasa jauh darimu pulanglah kembali dalam pangkuan ku ingatlah janji yang...

~ Udara Rindu ~

Hai Kasih,apa kabarmu Disini,aku ciptakan rindu Untukmu yang selalu ku tunggu Untukmu yang ku candu Ku lipat rindu nya tak kentara Mengirimnya lewat udara Agar saat kau hela Terasa di tiap rongga

~ Rinduku Kuletakan ~

Siang ini kubawa rinduku dalam kantung-kantung plastik Mengemasnya meski tak rapi dan mengikatnya erat, agar tak lenyap Lalu kusimpan dalam tas dan memastikannya takan pernah jatuh Kubawa, kemudian, kemanapun Sore ini aku menatanya kembali di kamar Pada bingkai-bingkai yang...

~ Rindu ~

Kian hari kian terseduAkibat cinta yag telah layuKemudian kudapati diri ini sedang merinduPada hati yang dulu bersama ku… Rinduuu…rinduu…rinduuu…Sesekali kulihat diri mu dalam igauan ku…dalam angan kuSesekali ku dengar canda mu…yang ku harap nyata ditelinga kuSesekali ingin ku usap...

~ Kenangan Tentang Kita ~

Saat matahari berlalu,dan bulan menggantinya.Akupun berlalu di sudut kota,dan diantara gedung-gedung tua. Bagaikan angin,aku semakin jauh melangkah.Hampa dan dingin kurasa,tapi aku terus berjalan.