Puisi Patah Hati

Puisi Patah Hati

Puisi Patah Hati

baru dan terbaik hingga 2015 versi kumpulan puisi galau, berisi contoh terbaik karya . Tak mudah merangkai kata cinta dalam bait-bait sastra, tentang cinta ketika dalam keadaan sedih atau bahagia. Tiada materi yang mampu menandingi pesan yang terkuak dari hati, sebuah karya sastra sederhana dengan kedalaman makna yang tidak mungkin seadanya.

Mungkin bagi kita perbedaan antara karya puisi dan prosa adalah pada jumlah kata dalam kalimat dan huruf. Puisi biasanya lebih pendek dan padat, sementara prosa penyusunan kata per kata mengalir seperti bercerita. Puisi bukan sejenis literatur, tapi sebagai perwujudan inspirasi dan imajinasi manusia, yang menjadi sumber segala kreativitasnya - Wikipedia. Chairil Anwar, Goenawan Mohammad, Joko Pinurbo, Mustofa Bisri (Gus Mus), W.S. Rendra, Sapardi Djoko Damono, Taufiq Ismail, adalah beberapa penyair terbaik dan terkenal, nama besar yang pernah dimiliki Indonesia.

Tema puisi sangat beragam dan tidak selalu romantis, seperti puisi untuk ibu, puisi untuk guru, puisi perjuangan, bahkan puisi anak. Selain itu, puisi juga merupakan curahan hati seseorang yang dapat membawa orang lain ke dalam hatinya, seperti membuat puisi cinta saat sedih, perpisahan, bahkan membuat puisi kontemporer saat jatuh cinta. Baris-baris kata dan bait pada puisi dapat berbentuk apa saja (melingkar, zigzag dan lain-lain), dapat berirama atau tidak beraturan bunyi.

Selamat datang di website kecil kita, PuisiGalau.Net, kita berbagi bahagia, duka dan cinta, seperti sahabat yang tak pernah ada.

Puisi-Puisi Patah Hati

yang mengalir tak sanggup untuk berlogika, karena berdasar suasana hati yang tidak untuk dibaca, namun dirasa.
Bila ada puisi dalam kumpulan Puisi Patah Hati yang kalian suka, bisa ikutan memberikan penilaian dengan klik 5 gambar hati pada setiap halaman puisi yang mewakili 5 nilai. Terima kasih.

Semua Terkikis

satu hari itu,, buat kami ini,, yang terpinggirkan,, dan yang tak dianggap,, bila semua nya akan pergi,, burung gereja pun terbang dan …

Hatiku Patah

Derai air mata ku tak henti mengucur perih nya, sayatan pisau cinta mu membuat tangis dan pedih membaur Oh Cinta, Inikah wujud …

Coretan

Sulit lidah ini untuk berucap sepatah kata Karna dirimu tlah menjahit rasa yg tak perna asa Aku tahu diriku bukanlah raja di …

18 hari Cintaku

18 hari cintaku Aku akan berada disini 18 hari cintaku Kau takkan peduli 18 hari cintaku Ya,hanya tinggal 18 hari aku disini …

Lembar Kenangan

Kamu masih berada di sudut hatiku, masih ada cukup ruangan yang indah untukmu. Mungkin aku tak lagi ada di hatimu, tapi pernahkan …

Sebongkah Kayu

Sebongkah kayu yang begitu kokoh kini mulai rapuh Terkikis oleh organisme kecil didalamnya. Begitu lapuk hingga tak mampu berdiri tegak Layu layaknya …

Tangisan Malam

Dibawah salah satu sisi langit, Aku terduduk diantara cahaya bulan dan lampu taman. Berharap suatu keajaiban 'kan datang padaku,  Membawa serta alunan …

Takkan Kembali

Diantara langit malam, aku termenung sendiri dibawah terang bulan. Dengan pikiranku yang berkecamuk, dimana kamu?   Beberapa bintang mulai kehilangan cahaya terangnya, …

Berbagi selendang

Kau yang duduk diujung cemas,Menggugah cinta yang lama pulas,Suar ditengah lautan padam,Pelangi dalam badai dikejauhan,Arah ketika gelap kian menguasai,Hingga mampu kutunjuk daratan,Jelaskan …

Tanpa Judul

Ada sentuhan dalam ingatan Ada kelembutan di setiap belaian Mengisyaratkan luka dalam hati Melagukan syahdu dalam kesedihan Dalam gelap aku sendiri Gelap …

Cinta dan Perbedaan

Tuhan yang menciptakan keindahanTuhan yang menciptakan cintaSalahkah?Apakah keindahan ini harus dipertentangkan? Perasaan ini bukan rekayasaBukan hanya sekedar ceritaYang ditulis oleh sutradaraPerasaan ini …

Namamu

Mungkin kau tak pernah tahu apa yang kutulis disini Yang terkadang tak tereja di setiap syairnya Yang takkan pernah selesai kurangkai untukmu …

Jika Aku Tahu

Jika aku tahu itu akan menjadi yang terakhir kalinya… ketika melihatmu pergi berlalu kuakan erat memelukmu Jika aku tahu itu akan menjadi …

Perjalanan Pecundang

Nona, kuputuskan untuk memburumu di kaca bis ini, di samping tempat dudukku yang membuatku tampak diam sebab aku cemburu pada jalanan yang …

Terima Saja

Tanyaku pada Sang MahaApa mata ini kau setting sedemikian rupaKu hanya bisa terpesona olehnyaSeorang wanita yang sungguh ayu bak boneka Aku tak …