module header

Puisi Galau

"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..."


20 December 2012

Tantangan Siang

Print

puisi alam siangHebatnya terik 12 pas
Kabut jadi kepulan panas
Lembut berubah cadas
3 jam tak jua puas,

Apalah aku hanya penikmat
Segala benda cair dan padat
Terang warna semakin pekat
Diatas bumi menjelang tamat,



Terik pun tak surutkan langkah
Berpadu berlari ke segala arah
Menggapai nanti bukan kini
Hadapi anggap kasih ibu matahari,

Terima saja wahai manusia !
Kau hanya dalam semesta !

Camkan dendang,

Siang ...
Sandang ...
Terang ...
Peluang ...
Terjang ...
Menang ...

20|12|20|12
giras49

Tags: terangsegalaterikhanyasianghadapikasihanggapnantiberlariberpaduarahmenggapaibukanmataharikiniwahaisandangdendangpeluang
kumpulan puisi galau iklan puisi galau space iklan

Cari Tema Puisi

Para Pembaca

We have 32 guests and no members online

Tukar link website anda dengan kami disini

Kumpulan Puisi

Dunia tak hanya tentang materi, segala sesuatu yang tampak, segala sesuatu yang "terlihat" indah, ada di dalam sini, ciptaan Tuhan yang paling istimewa, ya... hati , hanya orang-orang yang spesial yang dapat menyentuhnya, hanya orang-orang yang berperilaku seperti "manusia" saja yang mampu merasanya. Melalui kategori

kumpulan puisi

kami mencoba menjadi jembatan antara dunia puisi dengan dunia materi, kalian bisa mengungkapkan banyak hal disini, atau sekedar mencurahkan kumpulan kata dalam sajak, yang bisa juga menjadi salah satu terapi menuju kebijaksanaan dari rasa kecewa, kesedihan, kebimbangan. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi temen-temen lain. Selamat datang di kategori

kumpulan puisi